Hukum Membaca Al-Quran dengan Langgam Jawa

Hukum Membaca Al-Quran dengan Langgam Jawa

Pembacaan Alquran tersebut telah menimbulkan kontroversi di kalangan ulama kontemporer menjadi dua pendapat.

Tanya:

Ustad, bolehkan membaca Alquran dengan langgam Jawa?

Misalnya seperti yang dibaca seorang qari’ pada Peringatan Isra’ Mi’raj di Istana Negara Jakarta hari Jumat 15 Mei 2015? (Hamba Allah, Jakarta)

Jawab:

Pembacaan Alquran tersebut telah menimbulkan kontroversi di kalangan ulama kontemporer menjadi dua pendapat. Pendapat pertama, pendapat yang mengharamkannya, berdasarkan hadits dari Hudzaifah bin Al Yaman bahwa Rasulullah SAW bersabda,

“Bacalah Alquran dengan irama/langgam orang Arab dan suara orang Arab dan jauhilah olehmu bacaan orang fasik dan dua golongan Ahli Kitab.”

(iqra ‘ul qur’ana bilhuun al’arab wa ashwatiha wa iyyakum wa luhuuna ahlil fisqi wa ahlil kitabaini)

(HR Baihaqi dalam Syu’abul Iman,2/540, no 2649)